AKHIR KISAH PENCARIAN SEKOLAH ANAK SULUNG ' HAFIDZ '

Posted by Mencari Peluang Usaha Minggu, 23 Agustus 2015 0 komentar
PERJALANAN ITU BERMUARA PADA SEKOLAH BERNAMA "DF"

Seperti yang telah saya utarakan di artikel sebelumny dengan judul Perjalanan yang sarat penuh hikmah di akhir 2014, singkat cerita isi artikel itu menggambarkan pencarian sekolah SD anak pertama kami yang cukup melelahkan, berburu dari satu sekolah ke sekolah yang lain, berburu dari satu pesantren ke pesantren yang lain, test dari satu tempat ke tempat yang lain. Sampai akhirnya memantapkan niat di sebuah pesantren tahfidz anak di wilayah ciputat tangerang, yaitu Nurul Hikmah, binaan ust Muzamil Al Hafidz, Almarhum. Namun ternyata syarat masuk situ adalah sudah bisa lancar baca Quran, dengan test baca al Baqarah.

Dari situ lah mula nya kami ter enyak , bahwasan nya anak kami jangan kan lancar, ngaji pun baru iqro 2 awal. Dan utk membaca pun sama sekali belum bisa merangkai suku kata. Dan kami memutuskan untuk nangani sendiri masalah baca dan ngajinya anak kami, kami hanya punya waktu sekitar 3-4 bulan sampai waktu test.
Sampailah kami kepada metode tilawati, yang kami tekuni mempelajarinya, tiap hari kami ajarkan ke si sulung, bahkan sehari bisa 2x tentu dengan reward reward yang memantangnya. Sampai akhirnya 4 bulan kemudian tiba waktu test, alhamduillah dengan yakin dan tenang, Insya Allah si sulung bisa, karena Alhamduillah 4 bulan si sulung mulai dari tilawati 1 sampai selesai jilid dan sudah masuk ke AlQuran Juz 2. Dalam hati Insya Allah lulus.

Namun entah apa yg terjadi waktu test ( karena memang ortu tidak bisa melihat proses test nya ), anak kami di nyatakan tidak lulus. dan lebih herannya lagi di bilang, anak kami dari baca , hitung udah bagus. cuma belum bisa baca Quran. Dubrak...kami merasa sesak di dada, mana bisa anak kami sudah lancar dibilang gak lulus. Tapi lambat laun kami fikir, bisa juga mungkin pas lagi di test anak kami lagi gak mood, biasalah anak anak, klo lagi gak mau ya baca pun jadi terbata bata, bahkan mogok. atau saya fikir bisa juga dari Mushaf nya , kami di rumah memakai standar Depag, bisa jadi di pesantren waktu test menggunakan mushaf usmani.

Sebenarnya walaupun gagal, ada kesempatan test gelombang kedua. Namun sambil menunggu waktu gelombang ke dua, anak kami coba di daftarkan ke SDIT ANNajah pebayuran ( antisipasi kalo pesantren gak lulus ), Al Mahad setu ( pesantren anak target minimal tahfidz 5 juz ). Waktu daftar di Al Mahad langsung sistem test, Alhamduillah lulus. cuma waktu itu ada keraguan sedikit yaitu masalah libur pesantren di hari jumat, sedangkan libur saya sabtu minggu, artinya kapan bisa jenguk anak kalo gitu. Dan Akhirnya Allah mengatur sampailah informasi tentang SDIT Darul Fikri Cibitung, walaupun tidak pesantren namun target hafalannya 5-10 juz bahkan lebih. dari brosur memang sudah lewat waktu pendaftarannya, namun alhamduillah rizki anak saya, pas datang langsung ke sekolah ternyata ada 2-3 anak yg mengundurkan diri, dan alhmduillah akhirnya anak saya masuk disitu

Dan bismillah pada akhirnya saya mantepkan di SDIT Darul Fikri dengan jemputan, dan pesantren yang lain gak jadi diambil, termasuk pesantren nurul hikmah test gelombang 2 pun tidak kami ikuti. selain target hafalan di darul fikir yang bagus, terlihat juga disipin dan akhlak para siswa terhadap gurunya, lingkungan yang sangat islami, menentramkan, juga sistem pendidikan yang kami liat sangat bagus. Wallahualam

Dan buntut dari itu semua, akhirnya kami di rumah dapet hikmah yaaa meneruskan kegiatan ngaji di rumah dengan mendirikan RBQ RUmah baca Quran Elhafa metode tilawati dan ummi, serta BIMBA anak hebat elhafa. Plus kegiatan menghafal Quran metode KQM, Masya Allah .. buah dari pencarian sekolah .......... semoga ke depan terus berkembang dan berkah..amin..

www.facebook.com/anakhebatcikarang
PERJALANAN YANG SARAT PENUH HIKMAH DIAKHIR 2014
PERJALANAN YANG SARAT PENUH HIKMAH DIAKHIR 2014

Baca Selengkapnya ....

ALHAMDUILLAH, ANAK KU " AL ' KAMU PASTI BISA !!

Posted by Mencari Peluang Usaha Kamis, 12 Maret 2015 0 komentar
Masih ingat kah dengan kisa PERJALANAN YANG SARAT PENUH HIKMAH. Kisah anak kami " al " di bulan november 2014 lalu, tepat kurang lebih sekitar 4 bln yang lalu. Kami mengunjungi Pesantren Nurul Hikmah di Tangerang Ciputat sana, bermaksud untuk mendaftarkan anak kami masuk pesantren SD disana. Namun Terkaget ternyata syarat yang harus sudah lancar baca Quran, padahal anak seusia 5 tahun pada umum nya masih belajar ngaji di jenjang iqro jilid 1-3. hmhmhm
Dahsyatnya lagi, ketika November itu anak kami baru saja masuk ke jilid 2 Iqro, gak kebayang gimana caranya dalam waktu 4 bulan anak kami bisa selesai iqro dan sudah masuk alquran dengan lancar. Masya Allah... Tertulis di brosur pendaftaran Test gelombang pertama 29 Maret 2015. Artinya kami hanya punya waktu 3-4 saja.Yah Kami berdua selaku orang tua hanya bisa mengerutkan DAHI saja. Hmmmhmmm
Bagaimana tidak, kami fikir namanya pesantren SD ya gak terlalu ketat, saya fikir toh nanti tahun pertama biasanya tahsin dulu baru masuk tahfidz.Ternyata dugaan saya meleset 180 Derajat celcius. hehe

Menengok kebelakan hanya menimbulkan sesak di dada, betapa tidak ? Kami selaku orang tua nya, hanya sibuk, sibuk dan sibuk berdagang, sampai melupakan pendidikan anak dirumah. Astagfirullah...
Setelah pulang dari Pesantren November lalu, sampai dirumah kami langsung panas, berdebat seru. Bahkan sempat mencuat wacana untuk mengeluarkan saja TK hafidz, biar fokus nyari guru ngaji. Namun bagaimana jika itu dilakukan dan ternyata tidak berbuah manis juga, yang ada TK keluar, dan ngaji pun ternyata gak terkejar. Saya fikir bagaimana cari ustadz yang bisa mengajarkan anak saya dari iqro dua awal dalam empat bulan agar bisa lancar baca Al Quran terutama surat Al Baqarah. hmhmhm...
Keputusan bulat kami ambil, kami fikir karena kelalaian kita maka kita sendiri yang harus bertanggung jawab, artinya harus kita sendiri yang mengajar kan al Quran ke " Al " anak sulung kami. Kami buat jadwal sebiasa mungkin sehari Al ngaji 2-3 kali, tiap hari full.
Agar Al mau ngaji diajar sendiri sama orang tuanya, kami punya trik yaitu mengajar anak anak atau teman tetangga agar ngaji dirumah kami. Bismillah proyek lillahitaala itu dimulai. Dan.... Kini tanggal 12-03-2015 hasilnya adalaaaaaah....

MASYA ALLAH, Puji Syukur pertanggal 12-03-2015 Al sudah masuk Al Quran, bahkan sudah masuk juz 2 surat Albaqarah. Alhamduillah...semoga sampai waktu test 29-03-2015, bisa ngaji 1x lagi pemantapan di surat al Baqarah. Tetap semangat ya naaaaak.... dan mohon doa nya ya dari semua...amin

Baca Selengkapnya ....

LOH BENERAN NIH GRATIS, BIKIN NPWP LANGSUNG JADI GAK PAKE RIBET LAGI

Posted by Mencari Peluang Usaha Sabtu, 28 Februari 2015 0 komentar
Sebagai buruh emerintah yang kebetulan diberi tugas sebagai pencetak npwp, yang bahasa manusianya sebagai petugas npwp di salah satu KPP sekitaran jabodetabek. Banyak yang menarik, seru bahkan geli yang saya alami selama memegang tugas tsb.

WP : pagi pak, saya mau buat NPWP. :
Ane : ya selamat pagi mas. Ya boleh, foto kopi KTP dan formulirnya sudah di isi ya, boleh saya lihat kelengkapannya.
WP : sudah pak, sambil menyerahkan berkasnya.
Ane : Oke mas udah lengkap, tunggu sebentar ya saya input datanya.

Kurang lebih 3-5 menit NPWP sudah selesai, dan saya print Kartu nya d saya berikan Kartu NPWP nya beserta starter Kit nya ( CD panduan hak & kewajiban WP )

WP : sudah semua ini pak, cepet banget ( sambil cengar cengir ), oh ya berapa biaya administrasinya pak ?
Ane : ya sudah mas, sampean boleh pulang. Biaya nya Free alias gratis mas.
WP : Beneran pak , sambil cengar cengir dan dahi mengerenyut seakan gak percaya bahwa di DUNIA INDONESIA ini masih ada yang gratis. hehehhehe

bersambung ya.... kisah 10rb lecek si kakek tua. hehehe

Baca Selengkapnya ....

JANGAN TANAM PADI, JIKA TAK MAU RUMPUT & HAMA !

Posted by Mencari Peluang Usaha 0 komentar
Mungkin itulah pribahasa yang tepat untuk seseorang yang berusaha menebar kebaikan. menanam kebaikan layaknya seperti sedang menanam padi, dengan harapan suatu saat bisa memanennya. Namun berbuat baik pun jangan berfikir semua orang akan mendukung kita, karena apapun hal yang kita lakukan pastilah ada pro dan kontra nya, hatta kita melakukan semua itu dengan ikhlas dan dengan harapan Allah saja lah yang membalasnya.

Gak usah lah kau menanam padi jika tak mau rumput dan hama nya, menanam padi pasti bertujuan untuk memanennya dan untuk memperoleh hasilnya. Namun ketika kita menanam padi, maka tak hanya padi saja yang tumbuh lebat, bisa jadi rumput dan hama pun ikut tumbuh subur juga. Disitulah makna nya ketika kita sedang berbuat menabur benih kebaikan, maka tak perlu berputus asa jika dalam perjalanan nya ada saja orang yang memandang sebelah mata, atau tidak suka apa yang kita lakukan. teruslah menanam padi walaupun hama akan ikut tumbuh berdampingan dengan padi nya.

Teringat kisah, suatu hari Si A dapet rizky yang melimpah sehingga si A itu membeli mobil baru. suatu waktu si A pergi dengan keluarganya memakai mobil baru nya, kebetulan melewati rumah tetangganya yang sedang bebersih pelataran rumahnya, karena si A ini berperilaku sbg seorang tetangga, maka si A melewati rumah tsb dengan membunyikan klakson dan sedikit membuka kaca mobilnya sambil tersenyum dgn maksut permisi. Namun apa yang dilakukan si A tersebut dianggapnya sebagai sikap sombong, dengan maksud secara tdk langsung mau bilang gini " eh ini loh mobil gw yang baru". Naudzubillah, apapun jika kita mau berfikir negatif maka apapun yang dilakukan orang akan terlihat negatif. Sehingga kalaupun waktu itu si A Lewat tanpa membunyikan klakson tetap aja akan dipandang negatif jg, ' mentang mentang punya mobil baru, lewat tanpa permisi, sombong banget sih ". Naudzubillah,semoga kita semua terhindar dari fikiran fikiran buruk seperti itu

Baca Selengkapnya ....

LANGKAH KAMI BERHENTI DI SEBUAH TK ITU

Posted by Mencari Peluang Usaha Rabu, 26 November 2014 0 komentar
Salah arah itu ternyata membuat kami melewati sebuah TK, dimana tempat sahabat saya dahulu. Dan Tak dirlah yang melangkahkan kaki kami di depan sebuah TK bertuliskan " TKIT El-fash ". Alhamduillah ternyata sahabat saya ada. Namun sebenarnya hati tak enak dateng tanpa membawa apapun. Yah memang sebelumnya gak ada niatan, karena niat kami setelah dari pondok pesantren Nurul Hikmah Ciputat, langsung menuju rumah Kaka saya di perum Pondok Surya Tangerang. Arah jalan yang membuat kami harus melewati jalan alternatif, dan tepat melewati di depan TK tsb. Jika mundur ke tahun 2008-2010 sewaktu saya kuliah di Kampus dekat situ, posisi kami saat itu adalah baru menikah plus selain saya sedang tugas belajar ditambah istri yang lagi menyelesaikan Skripsi SI nya di UPI Bandung. Tentulah keadaan ekonomi saat itu bisa dibilang terombang ambing, kadang satu bulan belum habis terpaksa istri suka ketok tetangga kanan kiri untuk meminjam uang, untuk menutupi biaya hidup yang habis sebelum waktu nya : ( Untung saja sahabat kami baik - baik dan pengertian, Salam kangen untuk Mba Widya, Mba Wahyu, Mba Andiri yang super baik hatinya : ) Dalam kondisi tersebut istri saya ikut mengajar di salah satu TK dekat situ, ya itung - itung buat tambah - tambah pemasukan , hehehe. itulah TK yang saat ini saya ketok untuk bertamu. Teh Utin & pa Ismail. Oooh ya dahulu TK nya belum di tempat yang ini ya teh : ) Dulu TK dimana istri saya mengajar itu letaknya masih di sebuah rumah yang untuk mencarinya mungkin akan mengalami sedikit kesulitan ya, karena letaknya bukan di pinggir jalan raya, tapi di dalam gang yang hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki. Dulu juga kita gak nyangka kalo di dalam gang sempit itu kok ada TK ya : ) Tapi Subhanallah sekarang TK tersebut sudah berpindah, di jalan raya yang bisa dilalui kendaraan roda empat, dan dengan luas tanah yang cukup besar. Dan kabar gembiranya lagi dahulu itu statusnya rumah kontrak, sekarang alhamduillah sudah milik sendiri ya teh : ) Dan dari cerita kemaren itu ternyata kini udah punya satu Cabang ditempat lain, waaah Luar biasa... Tak sia - sia kami mengunjungi sahabat kami tersebut, kami mendapat lumayan banyak cerita serta Wejangan dari pak ismail tentang semangat berusaha nya. Maju terus pantang mundur : ) Ya kami ikut senang looh atas kemajuan pesat dari Usaha nya, ketambah di bidang pendidikan lagi. Berkah yaaaa Teh. Jadi mikir ke diri sendiri, dimana saya dahulu cita cita pengen jadi Guru, pernah bikin bimbelan juga plus istri saya sekarang S1 pendidikan namun kami semakin menjauh dari dunia pendidikan, istri saya hanya dirumah udah gak ngajar lagi, apalagi punya sekolah sendiri. Ngiri deh..heheheh tapi ini ngiri dalam artian positif ya. Kapan ya, kami bisa mengikuti jejak mereka ? hmm..hmm... Saya cerita sebenarnya pengen bikin TK, tapi... taktutnya pas lagi merintis, tiba tiba saya mutasi pindah kerja. Nanti gimana...... Eh dijawab enteng deh sama pak Ismail, jangan berandai andai nanti nanti, udah jalani aja. MAKJLEB.. Hahahahaha Yaaaaaaah dari pertemuan tersebut, akhirnya mendongkrak semangat, dan cita - cita kami kembali, cita - cita yang terkubur lama. Pengen bergerak di bidang pendidikan seperti lembaga bimbingan belajar, syukur - syukur bisa punya sekolah sendiri. Kapan ya bisa bekerja sama nih, buat bikin bimbel di cikarang ? Bimbel Membaca dengan memakai metode yang sudah dimiliki Teh Utin & pak ismail, tentunya di Cikarang ditempat kami tinggal . Ah nanti saya colek lagi deh beliau berdua.......... : )

Baca Selengkapnya ....

LANJUTAN CERITA PERJALANAN PENUH HIKMAH

Posted by Mencari Peluang Usaha Senin, 17 November 2014 0 komentar
Seperti sudah di ceritakan dalam tulisan sebelumnya tentang perjalanan kami dari cikarang menuju ciputat, dalam rangka survey pesantren untuk anak kami yang pertama.
Setelah mendapatkan pemaparan dari sekretariat pesantren tentang syarat pendaftaran, proses belajar, target, dan sebagainya kami berdua sepakat semakin mantap di hati, dalam hati Insya Allah ini pesantren yang sesuai kriteria kami selama ini. Insya Allah demi pendidikan anak kami.
Gundah gulana dalam hati, syarat yang sangat berat untuk masuk yaitu test surat al-baqarah sementara anak kami sampai saat ini masih iqro jilid 2. Test masuk akhir Maret 2015, artinya kami hanya punya waktu 4 bulan untuk mengejar ketertinggalan jika memang mau memasukan anak kami ke pesantren tersebut.

Menyesal dalam hati, karena kami hanya mempercayai pendidikannya kepada lembaga / pihak lain, namun menyesal tidak akan bisa mengembalikan semuanya. Kami berfikir keras bagaimana mensiasatinya, Bismillah Insya Allah kami akan berusaha keras memperbaiki kesalahan kami mungkin karena beberapa tahun terakhir saya lebih banyak sakit dan berobat, serta sibuk urusan dagang. Insya Allah kami bertekad untuk bersabar mengajarkan sendiri baca Quran sehari 2-3 kali, dengan tetap meneruskan program belajar baca Qur'an nya di kompleks rumah tetangga. Bismillah, mohon doa nya ya.

Selesai dari pondok pesantren tersebut, Perjalanan kami lanjut kan menuju Rumah Kaka di Pondok Surya Tangerang, karena memang lokasinya gak terlalu jauh dari Ciputat. Sempat sedikit kerepotan ketika kendaraan kami berpapasan dengan mobil lain di gang sempit pesantren tsb, kami mengalah untuk masuk turun ke bawah ke pelataran rumah orang, utk memberikan kesempatan mobil lain lewat. Selanjutnya perjalanan kami antara lancar dan macet tersendat sedikit sedikit jika menemui belokan atau perempatan, ya wajar lah namanya juga jabodetabek, kalo gak macet rasanya kurang lengkap : )
Sampailah kami melewati Stasiun Pondok Aren, Perempatan Bintaro, namun karena udah lama jarang lewat situ, kami salah belok kiri, harusnya tetap lurus tembus Pondok randu baru belok ke kiri. Tapi dari perempatan tersebut kami justru belok kiri, melewati Kampus STAN (Sekolah Tinggi Akuntasi Negara ). Untung kami teringat ada jalan tembus melewati samping kampus Tsb, namun jalan tersebut ya cukup dilewati satu mobil saja. hahaha jadi ya nyasar nyasar gtu, berpapasan dengan mobil, sampai bikin macet jalan. Untung ada Si Mas yang baik yang membantu utk mengarahkan agar mobil kita bisa menepi ke samping.huft........

Tak sadar kami melewati sebuah jalan yang dahulu di tahun 2008 kami banyak beraktifitas di situ, hal tersebut membuat kami sedikit bernostalgia cerita masa lalu, sewaktu masih berdua belum memiliki buah hati. Teringat pula teman seperjuangan dulu, dimana istri dahulu pernah ikut mengajar di sekolah nya. TK yang dahulu berada di Gang sempit, Gelap dan sedikit kumuh. Ternyata kini berubah berlokasi di TK depan Jalan yang lebar dengan ukuran tanah yang cukup luas. Percis melewati jalur yang dilewati kendaraan kami, tak berfikir panjang dan memang tak terencana, kami memutuskan untuk memarkirkan kendaran kami. Lalu dengan berlari kami menuju sebuah rumah petakan dan dengan bangganya menceritakan ke anak kami bahwa dulu kami pernah tinggal disini. hehehehehe sambil tengak tengok, senyam senyum, cuma untuk melihat bentuk rumah kontrakan zaman dlu. wejekeke

Setelah cukup puas, kami memutuskan untuk mengetuk TK bertuliskan TKIT El Fash milik sahabat kami dlu, kami tak membawa apa pun hanya Rindu yang kami bawa, ya memang karena ini tidak direncakan sebelumnya, takdirlah yang membuat kami harus melewati jalan tersebut.
Bersambung ya............. 

Baca Selengkapnya ....

PERJALANAN YANG SARAT PENUH HIKMAH DIAKHIR 2014

Posted by Mencari Peluang Usaha Minggu, 16 November 2014 0 komentar
Perjalanan kemarin sabtu - minggu ( 15-16 November 2014 ) sarat penuh hikmah, dalam dua hari satu malam itu alhamduillah kami bisa mengunjungi empat tempat sekaligus dan diantaranya teman lama waktu sama sama berjuang di jurang mangu sekitar tahun 2008 yang lalu. Sebenarnya tujuan perjalanan tsb yaitu dalam rangka survey pesantren untuk anak kami yang pertama, bertepatan kabar dari kakak kami yang akan membuka usaha pertamanya, sehingga kami merasa wajib untuk berusaha keras untuk dapat menghadirinya untuk memberikan support untuk kesuksesan usahanya. Selain itu karena memang jarak antara tempat pesantren dan rumah kaka kami tersebut tidak terlalu jauh sama-sama di tangerang.

Perjalanan kami di mulai ba'da dzuhur hari sabtu kemarin, selepas anak kami melaksanakan kegiatan di sekolahnya ( lomba futsal ). Setelah menunaikan sholat dzuhur dan semua perlengkapan siap, Bismillah kami memulai perjalanan kami tersebut bersama kedua anak kami, seperti biasa kami selalu berempat dalam perjalanan kemanapun : )
Perjalanan dari Cikarang menuju Ciputat, berangkat dengan suasana panas siang yang menyengat, kendaraan kami melaju memasuki tol cibatu menuju tol cikunir selanjutnya keluar di tol bintaro. Namun di tengah perjalan kami menuju tol cikunir, suasana selebumnya yang panas menyengat berubah menjadi adem, sejuk dengan turunnya hujan. Alhamduillah perjalanan kami menjadi indah, sejuk sambil sesekali pandangan mata kami arahkan ke sekitar tol pemandangan pohon - pohon dan rerumputan yang cantik, seakan kami lagi traveling di bandung. hehehe
Kurang lebih 1 jam kami keluar tol bintaro, sambil melihat petunjuk arah jalan. kampung sawah ciputat, itulah alamat yang kita tuju, beberapa kali sempat berhenti sambil bertanya, khawatir terlewati. Percis di Depan PusKesMas Ciputat kami memutuskan berhenti memarkirkan kendaraan kami, untuk istirahat dan makan terlebih dahulu, Perut sudah gak bisa di bohongi lagi sudah mulai berdangdut ria minta di isi. Sambil menikmati ayat penyet tulang lunak, menghubungi pihak pesantren. Ternyata memang terlewat, setelah selesai memenuhi hajat perut kami, kami balik arah menelusuri perjalanan sambil menajamkan mata ini ke arah kiri jangan sampai terlewat lagi/

Alhamduillah ketemu juga Gg Beo, ya karena tulisan yang terpampang cukup kecil sehingga wajar saja tadi terlewat. Gang tersebut hanya bisa dilewati satu mobil saja, sehingga kami harus pelan dan hati-hati, setelah melewati beberapa menit, akhirnya sampai juga di Plank bertuliskan Pondok pesantren Nurul Hikmah. Hupz...... kami turun mengarahkan pandangan kami ke sekeliling kawasan pesantren tsb. Terlihat dari gedung dan penataan tempat cukup rapih & bersih walaupun ukuran pesantren tersebut tidak terlalu besar, suasana adem dan sejuk seperti di pedesaan.. Terdengar lantutan Syahdu Ayat - ayat suci Al Qur'an yang saling bersahutan, Subhanallah benar - benar sesuai disebut Pondok Pesantren Tahfidz Qur'an. Terlihat pula banyak anak-anak kecil sedang berlarian. Dan beberapa santri dewasa yang sepertinya sedang menunggu untuk belajar Tahsin Qur'an. Pada pandangan pertama Kami langsung jatuh cinta dan suka.

Sebelum kami masuk ke sekretarian ponpes tsb, saya memutuskan untuk menunaikan shalat ashar terlebih dahulu di Lt 2 ponpes tsb. Selepas Sholat bersama ke dua anak kami, kami turun kembali dan masuk ke ruang sekretariat untuk bertanya tentang pendaftaran dan sebagainya. Satu hal yang kami tanyakan ttg kebenaran Syarat DO, ternyata benar jika target anak dalam 2 tahun pertama tidak bisa memenuhi separuh dari 9 juz, yaitu sekitar 5 juz maka akan di keluarkan. Hupzzzzzzzzz... tapi lebih jauh pihak pesantren menjelaskan bahwa biasanya 1 tahun pertama juga minimal 4 juz udah bisa didapat, sehingga belum pernah ada kejadian di DO karena target tdk tercapai, lebih kepada kemandirian anak misalnya ngompol dsb.
Yang sedikit terkejut syarat masuknya yaitu test baca quran surat albaqarah serta kemandirian si anak.
artinya hanya yang benar - benar lancar baca Qur'an saja yang bisa diterima karena masuk pesantren tahun pertamapun sudah langsung menghafal. Huft....... melirik ke anak kami yang sampai saat ini baru iqra jilid 2 : (  cuma dari kemandirian Insya Allah bs lulus, karena si sulung dr usia 2 tahun udah tidak ngompol, sudah bisa mandir, cebok serta tidur di kamar sendiri.


Hmm... syarat yang cukup berat harus lancar baca Qur'an ketika test masuk bulan maret 2015 atau test gelombang ke dua Mei 2015. . Artinya menuju Maret 2015 sisa waktu hanya 4 bulan lagi, dalam waktu itu apakah bisa mengejar ketertinggalan tsb ? Cukup Berat.
Sedikit merenung dan sedikit menyesal, selama ini kami mungkin terlalu sibut berdagang, serta kurang memperhatikan pendidikannya. Kami hanya mempercayai pendidikan anak kami ke lembaga serta orang lain. hiks.........terenyuh hati ini melihat anak anak kecil berkeliaran berlari lari ceria di sekitaran ponpes, anak anak kecil namun ternyata mereka memilik hafalan 4-30 juz al Quran..........  

 Bersambung.

Baca Selengkapnya ....
Cara Buat Email Di Google | Copyright of Dunia Pajak.