LOH BENERAN NIH GRATIS, BIKIN NPWP LANGSUNG JADI GAK PAKE RIBET LAGI

Posted by Mencari Peluang Usaha Sabtu, 28 Februari 2015 0 komentar
Sebagai buruh emerintah yang kebetulan diberi tugas sebagai pencetak npwp, yang bahasa manusianya sebagai petugas npwp di salah satu KPP sekitaran jabodetabek. Banyak yang menarik, seru bahkan geli yang saya alami selama memegang tugas tsb.

WP : pagi pak, saya mau buat NPWP. :
Ane : ya selamat pagi mas. Ya boleh, foto kopi KTP dan formulirnya sudah di isi ya, boleh saya lihat kelengkapannya.
WP : sudah pak, sambil menyerahkan berkasnya.
Ane : Oke mas udah lengkap, tunggu sebentar ya saya input datanya.

Kurang lebih 3-5 menit NPWP sudah selesai, dan saya print Kartu nya d saya berikan Kartu NPWP nya beserta starter Kit nya ( CD panduan hak & kewajiban WP )

WP : sudah semua ini pak, cepet banget ( sambil cengar cengir ), oh ya berapa biaya administrasinya pak ?
Ane : ya sudah mas, sampean boleh pulang. Biaya nya Free alias gratis mas.
WP : Beneran pak , sambil cengar cengir dan dahi mengerenyut seakan gak percaya bahwa di DUNIA INDONESIA ini masih ada yang gratis. hehehhehe

bersambung ya.... kisah 10rb lecek si kakek tua. hehehe

Baca Selengkapnya ....

JANGAN TANAM PADI, JIKA TAK MAU RUMPUT & HAMA !

Posted by Mencari Peluang Usaha 0 komentar
Mungkin itulah pribahasa yang tepat untuk seseorang yang berusaha menebar kebaikan. menanam kebaikan layaknya seperti sedang menanam padi, dengan harapan suatu saat bisa memanennya. Namun berbuat baik pun jangan berfikir semua orang akan mendukung kita, karena apapun hal yang kita lakukan pastilah ada pro dan kontra nya, hatta kita melakukan semua itu dengan ikhlas dan dengan harapan Allah saja lah yang membalasnya.

Gak usah lah kau menanam padi jika tak mau rumput dan hama nya, menanam padi pasti bertujuan untuk memanennya dan untuk memperoleh hasilnya. Namun ketika kita menanam padi, maka tak hanya padi saja yang tumbuh lebat, bisa jadi rumput dan hama pun ikut tumbuh subur juga. Disitulah makna nya ketika kita sedang berbuat menabur benih kebaikan, maka tak perlu berputus asa jika dalam perjalanan nya ada saja orang yang memandang sebelah mata, atau tidak suka apa yang kita lakukan. teruslah menanam padi walaupun hama akan ikut tumbuh berdampingan dengan padi nya.

Teringat kisah, suatu hari Si A dapet rizky yang melimpah sehingga si A itu membeli mobil baru. suatu waktu si A pergi dengan keluarganya memakai mobil baru nya, kebetulan melewati rumah tetangganya yang sedang bebersih pelataran rumahnya, karena si A ini berperilaku sbg seorang tetangga, maka si A melewati rumah tsb dengan membunyikan klakson dan sedikit membuka kaca mobilnya sambil tersenyum dgn maksut permisi. Namun apa yang dilakukan si A tersebut dianggapnya sebagai sikap sombong, dengan maksud secara tdk langsung mau bilang gini " eh ini loh mobil gw yang baru". Naudzubillah, apapun jika kita mau berfikir negatif maka apapun yang dilakukan orang akan terlihat negatif. Sehingga kalaupun waktu itu si A Lewat tanpa membunyikan klakson tetap aja akan dipandang negatif jg, ' mentang mentang punya mobil baru, lewat tanpa permisi, sombong banget sih ". Naudzubillah,semoga kita semua terhindar dari fikiran fikiran buruk seperti itu

Baca Selengkapnya ....

LANGKAH KAMI BERHENTI DI SEBUAH TK ITU

Posted by Mencari Peluang Usaha Rabu, 26 November 2014 0 komentar
Salah arah itu ternyata membuat kami melewati sebuah TK, dimana tempat sahabat saya dahulu. Dan Tak dirlah yang melangkahkan kaki kami di depan sebuah TK bertuliskan " TKIT El-fash ". Alhamduillah ternyata sahabat saya ada. Namun sebenarnya hati tak enak dateng tanpa membawa apapun. Yah memang sebelumnya gak ada niatan, karena niat kami setelah dari pondok pesantren Nurul Hikmah Ciputat, langsung menuju rumah Kaka saya di perum Pondok Surya Tangerang. Arah jalan yang membuat kami harus melewati jalan alternatif, dan tepat melewati di depan TK tsb. Jika mundur ke tahun 2008-2010 sewaktu saya kuliah di Kampus dekat situ, posisi kami saat itu adalah baru menikah plus selain saya sedang tugas belajar ditambah istri yang lagi menyelesaikan Skripsi SI nya di UPI Bandung. Tentulah keadaan ekonomi saat itu bisa dibilang terombang ambing, kadang satu bulan belum habis terpaksa istri suka ketok tetangga kanan kiri untuk meminjam uang, untuk menutupi biaya hidup yang habis sebelum waktu nya : ( Untung saja sahabat kami baik - baik dan pengertian, Salam kangen untuk Mba Widya, Mba Wahyu, Mba Andiri yang super baik hatinya : ) Dalam kondisi tersebut istri saya ikut mengajar di salah satu TK dekat situ, ya itung - itung buat tambah - tambah pemasukan , hehehe. itulah TK yang saat ini saya ketok untuk bertamu. Teh Utin & pa Ismail. Oooh ya dahulu TK nya belum di tempat yang ini ya teh : ) Dulu TK dimana istri saya mengajar itu letaknya masih di sebuah rumah yang untuk mencarinya mungkin akan mengalami sedikit kesulitan ya, karena letaknya bukan di pinggir jalan raya, tapi di dalam gang yang hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki. Dulu juga kita gak nyangka kalo di dalam gang sempit itu kok ada TK ya : ) Tapi Subhanallah sekarang TK tersebut sudah berpindah, di jalan raya yang bisa dilalui kendaraan roda empat, dan dengan luas tanah yang cukup besar. Dan kabar gembiranya lagi dahulu itu statusnya rumah kontrak, sekarang alhamduillah sudah milik sendiri ya teh : ) Dan dari cerita kemaren itu ternyata kini udah punya satu Cabang ditempat lain, waaah Luar biasa... Tak sia - sia kami mengunjungi sahabat kami tersebut, kami mendapat lumayan banyak cerita serta Wejangan dari pak ismail tentang semangat berusaha nya. Maju terus pantang mundur : ) Ya kami ikut senang looh atas kemajuan pesat dari Usaha nya, ketambah di bidang pendidikan lagi. Berkah yaaaa Teh. Jadi mikir ke diri sendiri, dimana saya dahulu cita cita pengen jadi Guru, pernah bikin bimbelan juga plus istri saya sekarang S1 pendidikan namun kami semakin menjauh dari dunia pendidikan, istri saya hanya dirumah udah gak ngajar lagi, apalagi punya sekolah sendiri. Ngiri deh..heheheh tapi ini ngiri dalam artian positif ya. Kapan ya, kami bisa mengikuti jejak mereka ? hmm..hmm... Saya cerita sebenarnya pengen bikin TK, tapi... taktutnya pas lagi merintis, tiba tiba saya mutasi pindah kerja. Nanti gimana...... Eh dijawab enteng deh sama pak Ismail, jangan berandai andai nanti nanti, udah jalani aja. MAKJLEB.. Hahahahaha Yaaaaaaah dari pertemuan tersebut, akhirnya mendongkrak semangat, dan cita - cita kami kembali, cita - cita yang terkubur lama. Pengen bergerak di bidang pendidikan seperti lembaga bimbingan belajar, syukur - syukur bisa punya sekolah sendiri. Kapan ya bisa bekerja sama nih, buat bikin bimbel di cikarang ? Bimbel Membaca dengan memakai metode yang sudah dimiliki Teh Utin & pak ismail, tentunya di Cikarang ditempat kami tinggal . Ah nanti saya colek lagi deh beliau berdua.......... : )

Baca Selengkapnya ....

LANJUTAN CERITA PERJALANAN PENUH HIKMAH

Posted by Mencari Peluang Usaha Senin, 17 November 2014 0 komentar
Seperti sudah di ceritakan dalam tulisan sebelumnya tentang perjalanan kami dari cikarang menuju ciputat, dalam rangka survey pesantren untuk anak kami yang pertama.
Setelah mendapatkan pemaparan dari sekretariat pesantren tentang syarat pendaftaran, proses belajar, target, dan sebagainya kami berdua sepakat semakin mantap di hati, dalam hati Insya Allah ini pesantren yang sesuai kriteria kami selama ini. Insya Allah demi pendidikan anak kami.
Gundah gulana dalam hati, syarat yang sangat berat untuk masuk yaitu test surat al-baqarah sementara anak kami sampai saat ini masih iqro jilid 2. Test masuk akhir Maret 2015, artinya kami hanya punya waktu 4 bulan untuk mengejar ketertinggalan jika memang mau memasukan anak kami ke pesantren tersebut.

Menyesal dalam hati, karena kami hanya mempercayai pendidikannya kepada lembaga / pihak lain, namun menyesal tidak akan bisa mengembalikan semuanya. Kami berfikir keras bagaimana mensiasatinya, Bismillah Insya Allah kami akan berusaha keras memperbaiki kesalahan kami mungkin karena beberapa tahun terakhir saya lebih banyak sakit dan berobat, serta sibuk urusan dagang. Insya Allah kami bertekad untuk bersabar mengajarkan sendiri baca Quran sehari 2-3 kali, dengan tetap meneruskan program belajar baca Qur'an nya di kompleks rumah tetangga. Bismillah, mohon doa nya ya.

Selesai dari pondok pesantren tersebut, Perjalanan kami lanjut kan menuju Rumah Kaka di Pondok Surya Tangerang, karena memang lokasinya gak terlalu jauh dari Ciputat. Sempat sedikit kerepotan ketika kendaraan kami berpapasan dengan mobil lain di gang sempit pesantren tsb, kami mengalah untuk masuk turun ke bawah ke pelataran rumah orang, utk memberikan kesempatan mobil lain lewat. Selanjutnya perjalanan kami antara lancar dan macet tersendat sedikit sedikit jika menemui belokan atau perempatan, ya wajar lah namanya juga jabodetabek, kalo gak macet rasanya kurang lengkap : )
Sampailah kami melewati Stasiun Pondok Aren, Perempatan Bintaro, namun karena udah lama jarang lewat situ, kami salah belok kiri, harusnya tetap lurus tembus Pondok randu baru belok ke kiri. Tapi dari perempatan tersebut kami justru belok kiri, melewati Kampus STAN (Sekolah Tinggi Akuntasi Negara ). Untung kami teringat ada jalan tembus melewati samping kampus Tsb, namun jalan tersebut ya cukup dilewati satu mobil saja. hahaha jadi ya nyasar nyasar gtu, berpapasan dengan mobil, sampai bikin macet jalan. Untung ada Si Mas yang baik yang membantu utk mengarahkan agar mobil kita bisa menepi ke samping.huft........

Tak sadar kami melewati sebuah jalan yang dahulu di tahun 2008 kami banyak beraktifitas di situ, hal tersebut membuat kami sedikit bernostalgia cerita masa lalu, sewaktu masih berdua belum memiliki buah hati. Teringat pula teman seperjuangan dulu, dimana istri dahulu pernah ikut mengajar di sekolah nya. TK yang dahulu berada di Gang sempit, Gelap dan sedikit kumuh. Ternyata kini berubah berlokasi di TK depan Jalan yang lebar dengan ukuran tanah yang cukup luas. Percis melewati jalur yang dilewati kendaraan kami, tak berfikir panjang dan memang tak terencana, kami memutuskan untuk memarkirkan kendaran kami. Lalu dengan berlari kami menuju sebuah rumah petakan dan dengan bangganya menceritakan ke anak kami bahwa dulu kami pernah tinggal disini. hehehehehe sambil tengak tengok, senyam senyum, cuma untuk melihat bentuk rumah kontrakan zaman dlu. wejekeke

Setelah cukup puas, kami memutuskan untuk mengetuk TK bertuliskan TKIT El Fash milik sahabat kami dlu, kami tak membawa apa pun hanya Rindu yang kami bawa, ya memang karena ini tidak direncakan sebelumnya, takdirlah yang membuat kami harus melewati jalan tersebut.
Bersambung ya............. 

Baca Selengkapnya ....

PERJALANAN YANG SARAT PENUH HIKMAH DIAKHIR 2014

Posted by Mencari Peluang Usaha Minggu, 16 November 2014 0 komentar
Perjalanan kemarin sabtu - minggu ( 15-16 November 2014 ) sarat penuh hikmah, dalam dua hari satu malam itu alhamduillah kami bisa mengunjungi empat tempat sekaligus dan diantaranya teman lama waktu sama sama berjuang di jurang mangu sekitar tahun 2008 yang lalu. Sebenarnya tujuan perjalanan tsb yaitu dalam rangka survey pesantren untuk anak kami yang pertama, bertepatan kabar dari kakak kami yang akan membuka usaha pertamanya, sehingga kami merasa wajib untuk berusaha keras untuk dapat menghadirinya untuk memberikan support untuk kesuksesan usahanya. Selain itu karena memang jarak antara tempat pesantren dan rumah kaka kami tersebut tidak terlalu jauh sama-sama di tangerang.

Perjalanan kami di mulai ba'da dzuhur hari sabtu kemarin, selepas anak kami melaksanakan kegiatan di sekolahnya ( lomba futsal ). Setelah menunaikan sholat dzuhur dan semua perlengkapan siap, Bismillah kami memulai perjalanan kami tersebut bersama kedua anak kami, seperti biasa kami selalu berempat dalam perjalanan kemanapun : )
Perjalanan dari Cikarang menuju Ciputat, berangkat dengan suasana panas siang yang menyengat, kendaraan kami melaju memasuki tol cibatu menuju tol cikunir selanjutnya keluar di tol bintaro. Namun di tengah perjalan kami menuju tol cikunir, suasana selebumnya yang panas menyengat berubah menjadi adem, sejuk dengan turunnya hujan. Alhamduillah perjalanan kami menjadi indah, sejuk sambil sesekali pandangan mata kami arahkan ke sekitar tol pemandangan pohon - pohon dan rerumputan yang cantik, seakan kami lagi traveling di bandung. hehehe
Kurang lebih 1 jam kami keluar tol bintaro, sambil melihat petunjuk arah jalan. kampung sawah ciputat, itulah alamat yang kita tuju, beberapa kali sempat berhenti sambil bertanya, khawatir terlewati. Percis di Depan PusKesMas Ciputat kami memutuskan berhenti memarkirkan kendaraan kami, untuk istirahat dan makan terlebih dahulu, Perut sudah gak bisa di bohongi lagi sudah mulai berdangdut ria minta di isi. Sambil menikmati ayat penyet tulang lunak, menghubungi pihak pesantren. Ternyata memang terlewat, setelah selesai memenuhi hajat perut kami, kami balik arah menelusuri perjalanan sambil menajamkan mata ini ke arah kiri jangan sampai terlewat lagi/

Alhamduillah ketemu juga Gg Beo, ya karena tulisan yang terpampang cukup kecil sehingga wajar saja tadi terlewat. Gang tersebut hanya bisa dilewati satu mobil saja, sehingga kami harus pelan dan hati-hati, setelah melewati beberapa menit, akhirnya sampai juga di Plank bertuliskan Pondok pesantren Nurul Hikmah. Hupz...... kami turun mengarahkan pandangan kami ke sekeliling kawasan pesantren tsb. Terlihat dari gedung dan penataan tempat cukup rapih & bersih walaupun ukuran pesantren tersebut tidak terlalu besar, suasana adem dan sejuk seperti di pedesaan.. Terdengar lantutan Syahdu Ayat - ayat suci Al Qur'an yang saling bersahutan, Subhanallah benar - benar sesuai disebut Pondok Pesantren Tahfidz Qur'an. Terlihat pula banyak anak-anak kecil sedang berlarian. Dan beberapa santri dewasa yang sepertinya sedang menunggu untuk belajar Tahsin Qur'an. Pada pandangan pertama Kami langsung jatuh cinta dan suka.

Sebelum kami masuk ke sekretarian ponpes tsb, saya memutuskan untuk menunaikan shalat ashar terlebih dahulu di Lt 2 ponpes tsb. Selepas Sholat bersama ke dua anak kami, kami turun kembali dan masuk ke ruang sekretariat untuk bertanya tentang pendaftaran dan sebagainya. Satu hal yang kami tanyakan ttg kebenaran Syarat DO, ternyata benar jika target anak dalam 2 tahun pertama tidak bisa memenuhi separuh dari 9 juz, yaitu sekitar 5 juz maka akan di keluarkan. Hupzzzzzzzzz... tapi lebih jauh pihak pesantren menjelaskan bahwa biasanya 1 tahun pertama juga minimal 4 juz udah bisa didapat, sehingga belum pernah ada kejadian di DO karena target tdk tercapai, lebih kepada kemandirian anak misalnya ngompol dsb.
Yang sedikit terkejut syarat masuknya yaitu test baca quran surat albaqarah serta kemandirian si anak.
artinya hanya yang benar - benar lancar baca Qur'an saja yang bisa diterima karena masuk pesantren tahun pertamapun sudah langsung menghafal. Huft....... melirik ke anak kami yang sampai saat ini baru iqra jilid 2 : (  cuma dari kemandirian Insya Allah bs lulus, karena si sulung dr usia 2 tahun udah tidak ngompol, sudah bisa mandir, cebok serta tidur di kamar sendiri.


Hmm... syarat yang cukup berat harus lancar baca Qur'an ketika test masuk bulan maret 2015 atau test gelombang ke dua Mei 2015. . Artinya menuju Maret 2015 sisa waktu hanya 4 bulan lagi, dalam waktu itu apakah bisa mengejar ketertinggalan tsb ? Cukup Berat.
Sedikit merenung dan sedikit menyesal, selama ini kami mungkin terlalu sibut berdagang, serta kurang memperhatikan pendidikannya. Kami hanya mempercayai pendidikan anak kami ke lembaga serta orang lain. hiks.........terenyuh hati ini melihat anak anak kecil berkeliaran berlari lari ceria di sekitaran ponpes, anak anak kecil namun ternyata mereka memilik hafalan 4-30 juz al Quran..........  

 Bersambung.

Baca Selengkapnya ....

CARA CEPAT MERAIH KESUKSESAN

Posted by Mencari Peluang Usaha Rabu, 08 Agustus 2012 0 komentar

Dikesempatan lalu kita telah membahas tentang kisah – kisah orang sukses beserta modal dasar terpenting menuju kesuksesan yaitu apa yang telah Allah anugerahkan kepada diri kita seperti mata, tangan, kaki, tenanga, fikiran dll
kemudian mengoptimalkannya didukung dengan sifat terpujui seperti pantang menyerah/ tdk putus asa, semangat besar, tekun, inovasi dsb insya Allah mengarahkan kita menuju gerbang kesuksesan.

Dalam Kesempatan kali ini kita coba membahas cara menggapai kesuksesan itu dengan lebih cepat.
Katanya cara mudah untuk sukses itu dengan  mengikuti persis apa yang orang2 yang telah sukses itu lakukan lalu menjadikannya sebagai kebiasaan kita.
Orang Tionghoa Terkenal sebagai pebisnis ulung maka dari itu kali ini kita coba melihat beberapa karakter / cara mereka menjalankan bisnisnya.


1. Pandai memanfaatkan peluang yang ada.

        Tahun lalu tepatnya di bulan ramadhan jg penulis mendapat cerita dari seseorang yang kebetulan sedang mengantarkan tetangganya utk berbelanja di pasar .
Disitu tampak Salah Satu kios di Pasar Grosir Jatinegara terlihat menjual berbagai busana muslim kiosnya terlihat ramai sekali , namun yang bikin heran kok penjualnya itu orang thionghoa.
bukan seorang muslim namun menjual pakaian muslim.
Namun Setelah mendengan penjelasan dari pedagang tsb bahwa setelah lebaran ia tidak menjual lagi baju baju muslim, sepertinya saya faham bahwa apa yang ia lakukan pure bisnis.
Pelajaran yang di dapat yaitu dia jeli melihat peluang usaha dari segi waktu / musim. Yaitu jika waktunya mendekati lebaran maka peluang usaha yang bagus dipakaian yaitu busana muslim, sehingga ia banting stir dahulu dari jualan pakaian biasa ke busana muslim. Tapi setelah lewat lebaran, maka mereka kembali lagi menjual pakaian biasa.
Ctt ( disini titik beratnya yaitu pada kemampuan mereka melihat dari segi waktu ttg peluang usaha, karena kita sbg muslim tentu ada aturan aturan, misalnya kita gak perlu contoh klo waktunya perayaan Imlek maka kita ikut menjual dupa, karena hal itu dilarang)
      jika menjelang bulan ramadhan maka terbuka lebar peluang usaha seperti jualan timun suri, es buah dll. Tak heran jika kita melihat banyak anak- anak muda dadakan jualan ( bisnis musiman ) walaupun mereka tak memiliki modal namun mereka mempunyai tekad kuat & pekerja keras, untuk modal mereka cari orang yang mau bisa diajak bekerja sama ( istilahnya cari bos buat modal ). Begitu jg Nabi Muhammad melihat peluang bisnis sebagai sarana yang menarik untuk mandiri tak tergantung dengan Pamannya. Saat itu kondisi Mekkah yang paling berkembang adalah bisnis perdagangan. Tanahnya yang kering sangat sulit untuk bercocok tanam. Kejelian melihat peluang keuntungan terbesar pada sektor perdagangan kemudian membuatnya menekuni bisnis perdagangan ini.
     Begitupun jika kita ingin menjadi muslim sukses dimata Allah, maka kita harusnya bisa jeli melihat peluang usaha yang besar untuk meraih sebanyak-banyaknya pahala.di bulan Ramadhan ini. Kenapa ? karena Amal ibadah sunnah pada bulan Ramadhan nilainya (pahalanya) sama seperti amalan fardhu pada bulan-bulan yang lain, dan amal ibadah fardhu yang dikerjakan pada bulan Ramadhan nilainya (pahalanya) sama seperti melakukan tujuh puluh amalan fardhu pada bulan-bulan selain Ramadhan. 
Kemuliaan dan keistimewaan yang lain pada bulan Ramadhan adalah Lailatul Qadar. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS Al-Qadr [97] : 1-5)
Note : Seribu bulan sama dengan 83 tahun 4bulan.

Sehingga peluang ini besar ini jgn lah kita sia siakan terlebih di sepuluh hari terakhir ini.

2.Perencanaan yang baik &  Prinsip kerja keras
    Dalam menjelang Ramadhan ini maka permintaan (deman) pakaian jadi meningkat, sedangkan produksi ( output menurun ) karena banyak karyawan yang berpuasa.
enyusun perencanaan yang matang dengan memilah proses produksi tertentu yang tidak cepat melelahkan ditugaskan pada karyawan yang berpuasa. Sedangkan karyawan yang tdk berpuasa diminta untuk lembur dan diberi imbalan yang lebih banyak. Sedangkan Prinsip kerja keras adalah bagaiman memotivasi diri sendiri dan karyawan saya untuk tidak cepat putus asa, misalnya pepatah yang terkenal dari mereka : “ ayo kita bisa memindahkan gunung !
     Sebagaimana kita ketahui bahwa Nabi kita Muhammad juga seorang pebisnis sewaktu itu Nabi Muhammad tumbuh sbg anak muda yang lembut hati, berazzam kuat dan memiliki harga diri yang tinggi, beliau sama sekali tidak suka berlama-lama menjadi tanggungan sang paman. Ketika menginjak semakin dewasa dan menyadari bahwa pamannya memiliki beban berat keluarga besar yang harus diberi nafkah, beliau mulai berdagang sendiri di Makkah.beliau bekerja keras, sungguh-sungguh dan cermat menggeluti profesi bisnis ini yang tentunya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup tetapi juga membangun reputasi dimata para pemodal, relasi dan pelanggan.
     Contoh Nyata didepan mata, yaitu Para pedagang timun suri pun saking ramenya sampai sampai mereka bikin sistem shift, bergiliir satu sama lainnya. Ini contoh bekerja keras. Dan diakhir ramadhan mereka biasanya memetik hasilnya yang luar biasa.
     Begitupun jika kita ingin menjadi muslim yang sukses dimata Allah, maka kitapun harus punya perencanaan yang baik, misalnya jauh jauh hari kita datangkan perasaan gembira menyambut bulan ramadhan, kemudian pembagian waktu dan targetnya Selanjutnya kita berupaya bekerja keras untuk melaksanakan semua apa yang telah direncanakan dan berupaya utk mengejar target tsb.
3. Tekun . Kontinyu dalam berusaha
      Orang tionghoa lebih suka memulai usaha secara tekun tapi kontinyu, maka orang tionghoa tidak suka dengan model bisnis musiman seperti itu
Pernah temen bercerita banyak orang – orang kampong sengaja merantau ke Jakarta di bulan ramadhan utk jualan es buah, wah katanya untungnya menggiurkan. Namun setelah ramadhan mereka pulang kampong dan hasilnya labanya dia beli motor baru, dan mereka kembali seperti awalnya tidak bekerja lagi.
     Begitupun Kita seorang muslim tidak hanya cerdas mengambil peluang besar dengan getol beribadah , melakukan segala amal baik di bulan Ramadhan, namun setelah lewat Idul Fitri amal ibadah kita kendor. Jangan Sampai di bulan ramadhan kita target khatam 1x atau lebih. Setelah lewat Ramadhan AlQur-an hanya jadi hiasan di meja rumah kita.
     Sebagaimana disebutkan dalam hadits dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ‘Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. [15]
An Nawawi rahimahullah mengatakan, “Ketahuilah bahwa amalan yang sedikit namun konsekuen dilakukan, itu lebih baik dari amalan yang banyak namun cuma sesekali saja dilakuka
Wallahualam.
Sumber  : mencaripeluangusaha.blogspot.com

Baca Selengkapnya ....

MERAIH KESUKSESAN BERBISNIS ( BERNIAGA ) DENGAN NYA

Posted by Mencari Peluang Usaha Rabu, 25 Juli 2012 0 komentar


         Saya yakin anda semua tahun siapa Thomas Alva Edison ?....
Ya, Anda Benar ! Dia adalah penemu lampu Pijar pertama. Dan Tahukah Anda, butuh berapa kali percobaan yang dia lakukan sampai benar benar sukses menciptakan lampu pijar tersebut ?
Dia melakukan percobaan sebanyak 9.998 kali, dan sebanyak itulah semua percobaan nya gagal!
Baru pada percobaan ke 9.999 dia sukses menciptakan lampu pijar yang benar benar terang. 
Kolonel Sanders, penemu Kentucky Fried Chicken (KFC) - ia baru berhasil meraih sukses setelah ditolak menawarkan resep ayam gorengnya sebanyak 1009 kali.

        coba kita tanya pada diri kita sendiri, kira kira kita mampu bertahan berapa kali kah jika usaha yang kita lakukan ternyata gagal ? Wah Paling Paling 1-2x gagal udah nyerah…
Bayangkan jika waktu itu Thomas Alva Edison bermental menyerah seperti kita ini, mungkin sampai sekarang kita hanya menikmati Lilin di tengah gelapnya malam..xixixix
Artinya apa ? Thomas A Edison dan colonel Sanders memiliki semangat besar, tidak loyo / pantang menyerah sehingga akhirnya kesuksesanpun bisa diraihnya. Selain itu, Mungkin kita pernah membaca / mendengar kisah-kisah orang-orang sukses berawal dengan modal nol / zero modal.Sekarang mari kita liat pada diri kita masing masing,  Allah anugerahkan kaki, tangan, kepala, otak, fikiran, tenaga dll itu semua sebenarnya adalah modal terpenting yang kita miliki. Kenapa?  Buktinya .. mau gak misalnya kalo satu mata kita ada yang minat dibeli 100 jt atau IQ kita diturunkan 20% saja, diganti 300 jt misalnya ? Tentu anda tidak mau bukan?
maka dengan sifat berfikir kreatif, tekun, tidak pesimistis dan tidak mudah berputus asa Plus dipadukan dengan segenap apa yang dianugerahkan Allah berupa mata, tangan, kaki, kepala, otak fikiran   secara maksimal mereka gunakan untuk mencapai kesuksesan.

        Jadi Kesimpulannya jika kita mau sukses maka kita pun harus memiliki sifat & karakter seperti mereka yaitu semangat besar, tidak loyo / pnatang menyerah Serta sifat berfikir kreatif, tekun, tidak pesimistis dan tidak mudah berputus asa.
Padahal yang mereka lakukan dalam kerangka bisnis dunia atau perniagaan dengan  manusia dengan imbalan hanya rupiah. Apalagi kita dalam kerangka bisnis atau perniagaan dengan Allah, dengan imbalah Surga.Harusnya kitapun bisa mempunyai semangat seperti mereka bahkan harusnya lebih.

Al-Quran: “Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya.” (QS 61:10-11)
Lalu Apa yang dijual orang mukmin ?  semua yang ada yang melekat pada dirinya seperti mata, kaki, tangan, kepala, otak, fikiran, harta bendanya, jabatan& kedudukan atau berupa jiwa yang meliputi nyawanya, tenaganya, waktu dan kesempatannya, perasaannya dan lain-lain.
Misalnya kakinya digunakannya untuk berjalan menuju majelis ilmu, mata&mulutnya ia gunakan untuk membaca AlQuran, waktunya ia gunakan untuk hal hal yang baik, tangannya untuk menolong sesama, harta nya digunakan untuk membantu sesamanya dengan bersedekah, dsb.

Dan Allah sebagai pembeli tunggal akan memberikan dua keuntungan yang sangat besar bagi penjual tersebut, yaitu surga dan segala kenikmatannya sebagai pengganti harta yang diberikan Allah. “Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu dan itulah kemenangan yang besar”. (QS 9 : 111) Hanya orang beriman saja yang bersedia menjual harta dan jiwanya untuk berkorban dan berjuang di jalan Allah SWT.

Wallahualam .

Baca Selengkapnya ....
Cara Buat Email Di Google | Copyright of Dunia Pajak.